Kondisi Pendidikan di Indonesia dari Tinjauan Psikologi
Dua
tahun ini Indonesia terserang wabah Covid-19 yang mana virus ini juga merebak
ke semua negara dipenjuru dunia. Selama pandemi ini berlangsung menyebabkan
semua aspek kehidupan terpaksa menyesuaikan situasi, salah satunya pendidikan.
Sehingga hal ini mengakibatkan pembelajaran harus dilakukan secara daring. ¹Mentri
Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menyatakan bahwa sudah menyusun
kurikulum darurat untuk situasi pandemi Covid-19. Nadiem juga menjelaskan bahwa
kurikulum darurat akan lebih fokus terhadap kompetensi esensial dan kompetensi
prasayarat, selain itu pengajar tidak perlu memenuhi beban kerja 24 jam agar pembelajaran
lebih interaktif.
Dengan
kebijakan tersebut menunjukkan adanya dampak positif dan negatif. Pembelajaran
jarak jauh membuat para siswa berada di rumah, tidak berangkat atau pergi ke
sekolah. Karena hal ini bukan hanya berdampak pada fisik saja, tetapi juga
kondisi psikologis anak. ²Pada umumnya tidak semua anak mempunyai kemampuan yang sama,
sehingga dapat menimbulkan berbagai dampak psikologis. Sedangkan masih banyak
para pendidik tidak paham dalam menggunakan fasilitas daring sebagai media
pembelajaran. Banyak siswa mulai merasa tertekan oleh banyaknya tugas yang
diberikan para pendidik yang masih kurang memperhatikan kognitif, afektif dan
psikomotorik anak.
Mekanisme belajar di rumah sungguh amat berbeda dengan metode di sekolah. Keterkaitan emosional anak dengan guru dan juga sesama teman sekelas. Mereka kehilangan panggung bermain sekaligus panggung berinteraksi antar sesama teman sebaya. Hal ini pun yang menyebabkan banyaknya kesehatan mental anak-anak meningkat secara mengkhawatirkan. Lonjakan kasus bunuh diri berusia dari mulai 8 tahun kerap kali sering terdengar. Penyebabnya dikarenakan siswa tertekan akibat tugas, kesepian, bahkan kemungkinan anak-anak mengalami kecanduan kronis pada perangkat ponsel, sehingga emosi mereka menjadi tidak stabil.
²Narwan Sastra Kelana (editor), Dampak Pandemi Covid-19 Pengaruhi Psikologi Bagi Pendidikan Anak